
Age: 32
male
Shirahama Alan was born in Matsuyama City on August 4, 1993. He is a Japanese actor, dancer and DJ. He is a member of GENERATIONS, EXILE and PKCZ. He is signed to LDH Japan. His older sister is Loveli, a fashion model. He also has a younger brother. His father is Japanese and a civil servant while his mother is Filipino. He's known for his interest in soccer. Komori Hayato is his high school junior. On October 28, 2008, when he was in his third year of junior high, he became interested in dancing. He began attending EXPG Matsuyama in 2009 during the spring break of his last year of junior high before his high school enrollment. That same year, he moved to Tokyo with his sister after becoming a finalist of "The 1st Theater Company EXILE Audition". He lived with his sister until his graduation from high school. He became a member of the EXILE Kazegumi in April of 2010. After becoming a candidate for GENERATIONS, he left the theater company. In 2020, he announced that he joined PKCZ during a GENERATIONS live. He also made his DJ debut. Alan made his acting debut in 2011's "Rokudenashi Blues" tv drama. His first film role was in 2014's "Seven Days Report".

Alan Shirahama

Mashiba Yosikata
for Mashiba Yosikata in Salvation of A Saint
Suggested by okizukii

Seorang lelaki yang ditemukan tewas di rumahnya akibat kopi beracun. Istrinya menjadi satu-satunya tersangka yang paling kuat, karena ia telah dicampakkan sang suami belakangan ini. Masalahnya, pada hari pembunuhan terjadi wanita itu berada ribuan kilometer dari tempat kejadian. Berbagai opini yang bertentangan dilontarkan oleh Detektif Kusanagi dan Detektif Utsumi Kaoru saat penyelidikan. Detektif Utsumi merasa jika Detektif Kusanagi terlalu berempati terhadap istri korban yang telah melarikan diri itu. Oleh karenanya, Detektif Utsumi segera bertindak dan meminta bantuan Profesor Manabu Yukawa untuk meluruskan logika Detektif Kusanagi, sekaligus membantunya pada saat mereka berada di kepolisian. Namun ternyata, sosok ilmuan jenius yang dijuluki sebagai Detektif Galileo itu kebingungan juga, karena tidak mungkin seseorang memasukan racun kopi dari jarak sejauh itu. Di sinilah kecerdasan sang profesor diuji, ia harus menguak trik bagaimana racun itu muncul di waktu yang tepat, tempat yang sempurn, dan tidak salah sasaran.
